Dunia sneakers atau sepatu olahraga kini semakin berkembang dan menjadi bagian dari gaya hidup. Tidak hanya digunakan untuk olahraga, sneakers juga menjadi simbol status, kenyamanan, dan bahkan investasi. Namun, untuk benar-benar memahami dunia sneakers, ada berbagai istilah yang perlu kamu ketahui. Berikut adalah beberapa istilah penting dalam dunia sneakers yang wajib kamu pahami!
1. OG (Original)
Istilah OG mengacu pada model pertama dari suatu sepatu yang dirilis, yang seringkali menjadi desain asli dari sneakers tersebut. Sneakers yang disebut “OG” biasanya merujuk pada edisi pertama yang sangat ikonik, dan sering kali menjadi barang koleksi. Contohnya, Air Jordan 1 OG adalah model pertama yang dirilis oleh Nike untuk Michael Jordan.
2. Collab (Kolaborasi)
Collab adalah singkatan dari kolaborasi antara dua atau lebih brand atau desainer yang menghasilkan sneakers terbatas. Kolaborasi ini sering kali menjadi incaran para sneakerhead karena sering kali menghasilkan desain yang unik dan jumlah terbatas. Contoh terkenal adalah kolaborasi antara Nike dan desainer Virgil Abloh untuk koleksi Off-White x Nike.
3. Hype
Hype merujuk pada antusiasme yang tinggi terhadap suatu model sneakers yang baru dirilis. Sneakers yang sedang hype biasanya memiliki permintaan yang sangat tinggi, meskipun harga asli bisa jauh lebih murah dari harga pasar sekunder. Sneakerheads yang sangat tertarik dengan sneakers tertentu sering kali rela membayar lebih mahal hanya untuk mendapatkan sepatu tersebut.
4. Deadstock
Deadstock merujuk pada sepatu baru yang masih dalam kondisi belum pernah dipakai, dengan kotak dan semua aksesoris asli dari pabrik. Banyak kolektor mencari sneakers deadstock karena mereka ingin memiliki sepatu dalam kondisi sempurna dan baru. Deadstock sneakers seringkali dihargai lebih tinggi karena kelangkaannya.
5. Restock
Ketika suatu model sneakers yang populer terjual habis dan kemudian dirilis lagi, ini disebut restock. Restock biasanya terjadi ketika brand melihat permintaan yang tinggi untuk sepatu tersebut. Namun, tidak semua sneakers akan di-restock, terutama yang terbatas edisi atau kolaborasi.
6. Limited Edition (LE)
Sneakers Limited Edition (LE) adalah sepatu yang diproduksi dalam jumlah terbatas, sehingga hanya tersedia untuk waktu atau tempat tertentu. Karena kelangkaannya, sneakers LE sering kali menjadi barang yang sangat dicari dan harganya bisa melambung tinggi di pasar sekunder.
7. Sneakerhead
Seorang sneakerhead adalah sebutan bagi orang yang memiliki kecintaan mendalam terhadap sneakers, baik dalam hal koleksi, pengetahuan, maupun budaya. Sneakerheads biasanya memiliki berbagai koleksi sneakers langka dan sering mengikuti perkembangan terbaru dalam dunia sneakers.
8. Flip
Flip adalah praktik membeli sneakers dengan harga retail dan kemudian menjualnya kembali dengan harga lebih tinggi di pasar sekunder untuk mendapatkan keuntungan. Banyak orang yang melakukan flip pada sneakers terbatas atau hype.
9. Sole (Sol)
Sole merujuk pada bagian bawah sepatu yang langsung bersentuhan dengan permukaan tanah. Sole bisa terbuat dari berbagai material, seperti karet atau EVA, tergantung pada desain dan fungsi sepatu. Ada beberapa jenis sole, seperti outsole (bagian luar), midsole (bagian tengah), dan insole (bagian dalam).
10. Colorway
Colorway adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kombinasi warna pada desain sepatu. Setiap sneakers biasanya memiliki beberapa pilihan warna yang disebut sebagai colorway. Misalnya, Air Jordan 1 “Bred” merujuk pada kombinasi warna hitam dan merah pada sepatu tersebut.
11. Custom
Custom sneakers adalah sepatu yang dimodifikasi atau dirancang ulang oleh seorang seniman atau desainer untuk menciptakan tampilan yang unik. Biasanya, sneakers custom memiliki elemen desain yang berbeda dari edisi standar, seperti penggunaan warna, material, atau gambar yang lebih personal.
12. Vibe
Dalam dunia sneakers, vibe merujuk pada kesan atau nuansa yang ditampilkan oleh sebuah sepatu. Vibe ini bisa mencakup desain, warna, hingga cara sepatu tersebut dipromosikan atau digunakan oleh selebritas dan influencer. Sneakers dengan vibe yang kuat biasanya mudah menarik perhatian.
13. Branding
Branding adalah elemen yang berkaitan dengan logo atau identitas visual yang dimiliki oleh suatu merek sneakers. Contoh branding yang sangat terkenal adalah Swoosh dari Nike atau Jumpman dari Air Jordan. Branding pada sneakers sering kali menjadi salah satu faktor yang memengaruhi keputusan pembelian.
14. Flashing
Flashing adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan cara seseorang menunjukkan atau memamerkan koleksi sneakers mereka. Para sneakerhead sering memamerkan koleksi langka mereka di media sosial atau dalam pertemuan komunitas sneaker.
15. Pre-order
Pre-order merujuk pada membeli sneakers sebelum mereka dirilis secara resmi. Banyak brand memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk melakukan pre-order agar bisa mendapatkan sepatu lebih awal dari yang lain, terutama untuk model yang sangat diburu.
Kesimpulan
Dunia sneakers memang memiliki banyak istilah yang bisa membuatnya terasa seperti bahasa tersendiri. Dengan mengetahui istilah-istilah ini, kamu akan lebih mudah mengikuti percakapan di dunia sneakers, mulai dari memahami perilaku kolektor hingga mengetahui cara mendapatkan sepatu yang langka dan diinginkan. Apakah kamu seorang sneakerhead atau baru mulai tertarik dengan dunia ini, pengetahuan ini pasti akan sangat berguna!